Mimpi Masa Kecil dan Kenyataan
Hai, kenalin aku Rendy seorang pelajar di SMK Babunnajah yang berusaha mengejar cita cita, Sejak kecil dunia terasa penuh warna dan imajinasi. Aku bisa bermimpi menjadi astronaut, dokter, atau bahkan ultraman. Semua kemungkinan tampak terbuka lebar, dan cita-cita terasa mudah tergapai. Namun, seiring bertambahnya usia, Aku menyadari bahwa cita-cita tidak selalu selaras dengan kenyataan hidup.
Ketika masih kecil, cita-cita Aku seringkali terinspirasi oleh apa yang aku lihat dan dengar. Melihat film superhero, Aku bermimpi menjadi pahlawan. Namun, saat dewasa, hidup membawa Aku ke arah yang berbeda. Kebutuhan untuk mandiri dan memenuhi kehidupan sehari-hari membuat aku lebih fokus pada pekerjaan yang menjamin keberlangsungan hidup.
Bekerja menjadi prioritas utama saat memasuki dunia dewasa. Aku belajar bahwa memiliki pekerjaan yang stabil dan memenuhi kebutuhan hidup lebih penting ketimbang mengejar mimpi yang mungkin tampak tidak realistis.
Namun, bukan berarti kita harus sepenuhnya melupakan cita-cita. Banyak orang dewasa berhasil mengintegrasikan cita-cita mereka dengan pekerjaan. Misalnya, seorang guru yang juga ingin menjadi penulis, atau seorang insinyur yang terlibat dalam seni.
Komentar
Posting Komentar